5 Pengobatan Kanker Otak Secara Medis

5 Pengobatan Kanker Otak Secara  Medis

Pengobatan Kanker Otak Secara  Medis - Kanker otak adalah tumor ganas yang penyebarannya sangat cepat sampai ke bagian otak. Sebenarnya tidak semua dari tumor otak itu bersifat ganas ada juga tumor yang jinak yang penyebarannya sangat perlahan dan tidak akan menyebar ke bagian lain.

Pengobatan kanker otak tidak bisa dilakukan secara sembarangan, karena harus memperhatikan banyak faktor agar pengobatannya bisa tepat sasaran dan maksimal.

Faktor yang harus diperhatikan dalam pengobatan kanker otak


Dibawah ini adalah beberapa faktor yang harus diperhatikan dalam pengobatan kanker otak :

  • Usia penderita kanker otak
  • Kondisi kesehatan penderita kanker otak secara umum
  • Lokasi kanker otak
  • Ukuran kanker otak
  • Jenis tumor 


Pengobatan kanker otak secara medis


Pengobatan kanker otak secara medis ada beberapa macam, dokter akan memilih motedo pengobatan yang dianggap paling cocok dengan dengan mengacu pada beberapa faktor yang sudah di sebutkan diatas tadi. Kesalahan menganbil metode pengobatan kanker otak akan berakibat fatal karena bisa saja mengancam nyawa pasien.

Dibawah ini adalah beberapa alternatif pengobatan medis yang dapat dipilih dokter untuk pengobatan kanker otak :

1. Operasi


Operasi adalah satu metode yang digunakan untuk mengangkat tumor dari otak dengan sangat hati-hati agar tidak merusak jaringan yang masih baik disekitarnya. Operasi bertujuan untuk mengangkat jaringan tomor sebanyak mungkin untuk meringankan gejala akibat kanker oak tersebut.
Terdapat beberapa metode operasi kanker otak yang biasa digunakan oleh para dokterdi rumah sakit :

  • Kraniotomi dengan metode ini maka dokter akan membelah tulang rangka dari kepala pasien pada lokasi terdekat dengan tumor. Lokasi tumor yang akurat diperoleh dari hasil memindaian. Setelah semua tumor berhasil diangkat maka dokter akan memasang kembali tulang rangka kepala pasien dengan bantuan alat yang berupa briket dari logam ukuran kecil.
  • Neuroendoskopi dengan metode ini pengangkatan tumor akan melalui lubang kecil yang dibuat dokter pada rangka kepala pasien.
  • Transsphenoidal surgery atau dalam bahasa Indonesia berarti operasi melalui hidung dengan metode ini maka sesuai namanya dokter akan mengeluarkan tomor menggunakan selang berkamera yang dimasukkan melalui hidung. Biasanya metode ini digunakan untuk tumor yang berada pada kelenjar pituituri.

2. Terapi Photodynamic


Prinsip kerja dari pengobatan ini adalah sinar yang dipancarkan oleh mesin PDT bertemu dengan oksigen dan obat photosensitizing biasa menggunakan intisari temulawak (curcumin) yang disuntikkan ke aliran darah, dari reaksi kimia ini diharapkan akan merusak sel-sel kanker yang menjadi target dalam tubuh pasien.

Selain membunuh sel-sel kanker metode ini juga dapat mengaktifkan sistem kekebalan tubuh dari pasien untuk menyerang sel-sel tumor.

Kekurangan dari Terapi Photodynamic adalah :


  • Kurang efektif digunakan untuk pengobatan tumor yang besar, karena cahaya laser yang digunakan dalam pengobatan metode ini tidak bisa menjangkau sel tumor terlalu jauh.
  • Tidak bisa digunakan untuk pengobatan kanker yang sudah menyebar atau komplikasi.

Efek samping dari Terapi Photodynamic


  • Natrium porfimer biasanya akan berpengaruh pada kulit dan mata yang menjadi sensitive terhadap cahaya tetapi efek samping tersebut tidak untuk selamanya hanya berkisar sekitar 6 minggu.
  • Jika di lakukan pada pasien yang memiliki kulit sensitif bisa saja menimbulkan luka bakar, bengkak, nyeri atau meninggalkan bekas seperti luka parut. Efek samping mungkin berbeda-beda setiap orang, mungkin ada yang akan mengalami seperti batuk, kesulitan menelan, nyeri perut dan sesak napas tetapi efek samping ini juga hanya akan berlangsung sementara saja.


3. Radioterapi


Radioterapi atau terapi radiasi biasanya menggunakan X-ray, kekuatan proton atau jenis energi lainnya yang berfungsi untuk merusak sel kanker dengan menghancurkan materi genetika sel yang bertanggung jawab pada pertumbuhan dan perkembangbiakan sel kanker.

Fungsi dari metode pengobatan Radioterapi :


  • Dapat dikombinasikan dengan metode pengobatan Kemoterapi untuk menghancurkan sel kanker.
  • Menghentikan perkembangan sisa sel-sel kanker pasca operasi kanker.
  • Memperkecil ukuran kanker sebelum melakukan metode pengobatan operasi
  • Berguna untuk meringankan gejala yang disebabkan kanker stadium lanjut.

Jenis-jenis pengobatan metode Raditerapi :


  • Radioterapi eksternal. Radiasi akan langsung diarahkan pada bagian tubuh pasien yang terkena kanker selama 10 – 30 menit. Selama terapi pasien tidak akan merasakan kepanasan.
  • Radioterapi internal. Metode ini juga terbagi menjadi dua yaitu : 
    • Implan yang akan diletakan pada bagian yang terkena kanker atau apabila tidak memungkinkan maka akan diletakkan ditempat paling dekat dengan sumber kanker.
    • Cairan yang akan diminum oleh pasien, cairan tersebut mengandung iodine radioaktif yang akan diserap aliran darah, kemudian diserap oleh sel-sel kanker dan setelah iodine terkumpul akan mulai menghancurkan sel-sel kanker.

Efek samping pengobatan metode Radioterapi


  • Mulut kering
  • Air liur mengental
  • Sakit tenggorokan
  • Sulit menelan
  • Perubahan rasa makanan
  • Kerusakan gigi
  • Radiosurgery


Operasi kanker otak secara konvensional adalah dengan cara membuka tengkorak kelapa pasiennya untuk menganbil tumor, tetapi belakangan ini dengan majunya teknologi operasi kanker otak dilakukan dengan teknologi radiasi sinar gamma (gamma knife).

Metode terapi sinar gamma (Radiosurgery) memiliki tingkat keakuratan yang sangat tinggi, sehingga menyebabkan sedikit sekali kerusakan pada sel-sel yang masih baik di sekitar tumor bila disbanding dengan metode radiasi biasa.

Metode Radiosurgery juga menggunakan radiasi tetapi operasi menggunakan sinar gamma tidak mengakibatkan rambut pasien kanker otak menjadi rontok. Jika dilihat dari waktu yang diperlukan juga tidak selama operasi konvensional yang membutuhkan berhari-hari, berminggu-minggu bahkan berbulan-bulan di ICU untuk pemulihannya.

Jika menggunaka metode Radiosurgery pasien masuk hari senin pagi, senin sore dokter akan melakukan operasi menggunakan radiasi sinar gamma maka selasa pagi sudah pulang ke rumah.

Salah satu keuntungan dari pengobatan dengan metode Radiosurgery adalah tidak memerlukan pembiusan, tetapi untuk anak kecil yang tidak biasa diam memang tetap memerlukan pembiusan.

Selain kanker otak ganas dan jinak metode ini juga bias digunakan untuk pengobatan kelainan pembuluh darah,epilepsy, Parkinson,dan kelainan gerakan fungsi saraf.

4. Radiosurgery


Operasi kanker otak secara konvensional adalah dengan cara membuka tengkorak kelapa pasiennya untuk menganbil tumor, tetapi belakangan ini dengan majunya teknologi operasi kanker otak dilakukan dengan teknologi radiasi sinar gamma (gamma knife).

Metode terapi sinar gamma (Radiosurgery) memiliki tingkat keakuratan yang sangat tinggi, sehingga menyebabkan sedikit sekali kerusakan pada sel-sel yang masih baik di sekitar tumor bila disbanding dengan metode radiasi biasa.

Metode Radiosurgery juga menggunakan radiasi tetapi operasi menggunakan sinar gamma tidak mengakibatkan rambut pasien kanker otak menjadi rontok. Jika dilihat dari waktu yang diperlukan juga tidak selama operasi konvensional yang membutuhkan berhari-hari, berminggu-minggu bahkan berbulan-bulan di ICU untuk pemulihannya.

Jika menggunaka metode Radiosurgery pasien masuk hari senin pagi, senin sore dokter akan melakukan operasi menggunakan radiasi sinar gamma maka selasa pagi sudah pulang ke rumah.

Salah satu keuntungan dari pengobatan dengan metode Radiosurgery adalah tidak memerlukan pembiusan, tetapi untuk anak kecil yang tidak biasa diam memang tetap memerlukan pembiusan.
Selain kanker otak ganas dan jinak metode ini juga bias digunakan untuk pengobatan kelainan pembuluh darah,epilepsy, Parkinson,dan kelainan gerakan fungsi saraf.

5. Kemoterapi


Kemoterapi adalah metode pengobatan kanker yang menggunakan bahan kimia yang sangat kuat untuk membunuh dan menghambat sel-sel kanker dalam tubuh. Kemoterapi bias dilakukan dirumah jika menggunakan obat oral, tetapi jika harus menggunakan infuse maka akan dilakukan dirumah sakit agar dapat diawasi oleh dokter.

Tujuan dari kemoterapi :


  • Menyembuhkan kanker sampai tuntas
  • Menghambat menyebaran sel-sel kanker
  • Membantu meringankan penderitaan pasien kanker.


Kemoterapi dapat dilakukan setelah melakukan serangkaian tes seperti pemeriksaan darah, rentogen dan memindaian letak pasti kanker. Setelah itu tim dokter akan menentukan jenis dan lamanya waktu proses kemoterapi akan berlangsung. Pelaksanaan kemoterapi bias memakan waktu beberapa bulan yang terbagi dalam beberap siklus.

Wanita hamil tidak boleh melakukan Kemoterapi karena dapat mengakibatkan bayi menjadi cacat, begitu juga pasien yang sedang melakukan pengobatan alternatif menggunakan herbal. Hal ini karena reaksi dan efek samping obat kemoterapi terhadap obat herbal tidak bisa diperkirakan, bias saja efeknya membahayakan nyawa pasien.

Efek samping Kemoterapi


Efek samping dari metode pengobatan menggunakan kemoterapi ada dua macam :

  • Efek langsung saat proses pengobatan seperti mual, muntah, badan terasa lemas, rambut rontok,infeksi,anemia, selera makan hilang,demam, sariawan, susah buang air besar, diare, gangguan konsentrasi dan menurunnya daya ingat.
  • Efek samping setelah proses pengobatan selesai seperti nyeri dada,nyeri otot, gusi berdarah, hidung berdarah, sariawan, muntah-muntah, diare, pendarahan, menggigil dan sesak napas.

Efek samping dari kemoterapi biasanya akan hilang dengan sendirinya setelah proses pengobatan selesai, tapi bagi pasien yang mengalami gejala efek samping setelah proses pengobatan selesai harus mendapatkan perawatan medis lanjutan.

Penutup


Demikian tadi pembahasan mengenai pengobatan kenker otak secara medis. Sebelum memilih salah satu metode pengobatan kanker otak diatas, konsultasikan dengan dokter Anda mana yang paling cocok dan apa saja efek samping yang akan terjadi. Semoga bermanfaat.

0 Response to "5 Pengobatan Kanker Otak Secara Medis"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel